Satu Bulan Pembinaan Intensif, PP Al-Aqobah 1 Jombang Tempa Santri Baru Menjadi Generasi Berakhlak dan Berilmu
Jombang – Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, Pondok Pesantren Al-Aqobah 1 Jombang kembali menyelenggarakan program pembinaan intensif bagi santri baru tingkat SMP dan SMA selama 30 hari. Program bertajuk Bimbingan Materi Kepesantrenan ini dimulai pada Senin, 6 Juli 2026, dan akan berlangsung selama satu bulan penuh sebagai bekal awal bagi para santri dalam menjalani kehidupan di lingkungan pesantren.
Program pembinaan ini diikuti oleh seluruh santri baru, baik jenjang SMP maupun SMA. Selama masa pembinaan, para santri akan diperkenalkan dengan budaya pesantren, tata tertib, pembiasaan ibadah, serta berbagai materi dasar yang menjadi fondasi dalam proses pendidikan di PP Al-Aqobah 1 Jombang. Melalui program ini, pondok berkomitmen membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, kedisiplinan, dan jiwa mandiri.
Selama 30 hari, santri mengikuti jadwal kegiatan yang telah disusun secara sistematis dan seimbang antara pembinaan spiritual, akademik, serta pengembangan karakter. Aktivitas harian dimulai sejak pukul 04.00 WIB dengan persiapan ibadah, dilanjutkan sholat Subuh berjamaah, pembacaan wirid, Surat Al-Waqiah, serta sholat Dhuha berjamaah. Santri juga mendapatkan pembinaan tahsin Al-Qur’an, sorogan Kitab Taqrib, tahlil, istighosah, yasinan, hingga kegiatan malam yang ditutup dengan istirahat pada pukul 21.30 WIB.
Dalam bidang pendidikan Al-Qur’an, pondok memberikan pembinaan melalui program setoran hafalan Juz 30, pembelajaran Khulashoh dan Hidayatul Mustafid, serta tahfidz dan talaqqi Al-Qur’an satu juz. Program ini dirancang untuk membentuk kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil sekaligus menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Selain pembinaan keagamaan, santri juga memperoleh pembelajaran Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa yang dilaksanakan setiap sore. Pembelajaran bahasa ini bertujuan untuk membekali santri dengan kemampuan komunikasi yang baik sekaligus mempermudah mereka dalam memahami kitab-kitab berbahasa Arab.
Sebagai bagian dari pembentukan karakter, para santri dibekali berbagai keterampilan seperti Faslatan, Pegon, dan Amtilsali. Kegiatan pembinaan juga diselingi dengan aktivitas kebersamaan seperti jajan di kantin dan menonton televisi bersama sebagai sarana membangun kekompakan, melatih kemandirian, serta mengajarkan pengelolaan waktu secara bijaksana.
Aspek kebersihan dan kedisiplinan juga menjadi perhatian utama dalam program ini. Seluruh kegiatan berada di bawah bimbingan dan pengawasan para ustadz, ustadzah, serta pengurus pondok. Santri dibiasakan untuk menjaga kebersihan diri maupun lingkungan, disiplin terhadap jadwal kegiatan, serta menaati seluruh tata tertib yang berlaku di lingkungan pesantren.
Untuk menunjang efektivitas pembinaan, santri dibagi ke dalam kelompok putra dan kelompok putri. Masing-masing kelompok didampingi oleh ustadz dan ustadzah pembimbing, di antaranya Ustadz Zafril, Ustadzah Nisa, Ustadzah Anca, serta para pengurus lainnya. Pembagian kelompok ini bertujuan agar proses pendampingan dapat berlangsung lebih intensif, terarah, dan maksimal.
Selama pelaksanaan program, kegiatan pembinaan dilaksanakan setiap hari mulai Senin hingga Minggu. Khusus pada tanggal 14–19 Juli 2026, fokus kegiatan diarahkan pada aktivitas sekolah. Selain itu, santri juga mengikuti kegiatan olahraga setiap hari Jumat serta kegiatan Maghribah Tebureng yang dilaksanakan satu kali setiap bulan. Pondok juga mengajak seluruh wali santri untuk senantiasa memberikan dukungan melalui doa serta menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pesantren demi keberhasilan proses pendidikan putra-putri mereka.
Melalui program pembinaan intensif selama satu bulan ini, PP Al-Aqobah 1 Jombang berharap seluruh santri baru dapat beradaptasi dengan baik, merasa nyaman menjalani kehidupan di pesantren, serta memiliki fondasi keislaman yang kuat sebagai bekal dalam menempuh pendidikan formal maupun diniyah.
Pengurus pondok menyampaikan bahwa masa pembinaan ini bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan proses penanaman nilai-nilai kehidupan pesantren yang akan menjadi bekal bagi para santri di masa mendatang.
“Ini bukan hanya masa orientasi, tetapi merupakan masa penanaman ruh pesantren. Kami berharap seluruh santri dapat istiqamah dalam beribadah, semangat dalam menuntut ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, mandiri, dan mampu menjadi kebanggaan orang tua, pesantren, agama, bangsa, dan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan oleh pengurus Pondok Pesantren Al-Aqobah 1 Jombang.
Dengan pembinaan yang terstruktur, pendampingan yang intensif, serta dukungan dari seluruh elemen pesantren dan wali santri, PP Al-Aqobah 1 Jombang optimistis dapat mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, serta siap memberikan manfaat bagi umat di masa depan



