Ngoro, Jombang — Pondok Pesantren Al Aqobah sukses menyelenggarakan kegiatan Bazar dan Gelar Karya pada hari Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di halaman Aqobah International School, Ngoro, Jombang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unit pendidikan di bawah naungan PP Al Aqobah, yakni SMP-SMA Islam Terpadu Misykat Al Anwar, MTs-MA Terpadu Misykat Al Anwar, serta Aqobah International School.
Mengusung tema budaya Jawa, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada para santri dan masyarakat melalui berbagai kreativitas dan penampilan seni.
Acara diawali dengan pembukaan pameran dan bazar secara simbolis oleh Pengasuh PP Al Aqobah, K.H. A. Junaidi Hidayat, S.H., melalui prosesi pemotongan pita. Setelah resmi dibuka, para pengunjung mulai memadati area bazar yang dipenuhi berbagai dekorasi bernuansa budaya Jawa.
Terdapat enam stand bazar yang menyajikan beragam menu, mulai dari makanan tradisional khas Nusantara hingga makanan modern yang dikreasikan oleh para siswa dan santri. Suasana berlangsung sangat meriah dengan antusiasme pengunjung yang tinggi sejak siang hingga malam hari.
Dalam sambutannya, K.H. A. Junaidi Hidayat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembelajaran bagi santri untuk mencintai budaya sendiri sekaligus melatih kreativitas dan jiwa kewirausahaan.
“Budaya adalah identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri mampu mengenal budaya Jawa dengan cara yang menyenangkan dan kreatif,” tutur beliau.
Kegiatan bazar resmi ditutup pada pukul 19.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan acara Gelar Karya yang tidak kalah meriah. Pembukaan Gelar Karya dilakukan secara simbolis oleh Pengasuh PP Al Aqobah dengan memukul gong sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya pertunjukan seni dan kreativitas para santri.
Sebanyak 12 penampilan ditampilkan dalam Gelar Karya tersebut. Beragam pertunjukan berhasil memukau para penonton, mulai dari tarian tradisional, menyanyi, pantomim, pembacaan puisi, sulap, drama, reality show, hingga penampilan band dari para siswa dan santri.
Setiap penampilan dikemas dengan nuansa budaya Jawa yang kental namun tetap dipadukan dengan kreativitas modern, sehingga menghadirkan hiburan yang edukatif sekaligus menarik bagi seluruh hadirin.



























Salah satu santri PP Al Aqobah, Aisyah Maulida Hasyim, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat seru dan memberikan pengalaman baru bagi kami. Selain belajar tampil percaya diri, kami juga jadi lebih mengenal budaya Jawa melalui berbagai penampilan dan dekorasi yang dibuat bersama,” ujarnya.
Tanggapan positif juga disampaikan oleh salah satu guru, Feyzar Nur Fadli. Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan bakat dan kreativitas para siswa.
“Anak-anak bisa belajar bekerja sama, berani tampil, dan mengembangkan potensi mereka. Kegiatan seperti ini sangat positif karena memadukan pendidikan, budaya, dan kreativitas dalam satu acara,” ungkapnya.
Sementara itu, wali murid dari Wildan Naufal turut mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut.
“Kami sangat bangga melihat anak-anak tampil dengan percaya diri dan kreatif. Acara ini sangat meriah dan memberikan kesan yang luar biasa, terutama karena tetap mengangkat nilai budaya Jawa,” tuturnya.
Acara Gelar Karya berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme penonton hingga berakhir pada pukul 23.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi salah satu momen berkesan dalam rangkaian kegiatan PP Al Aqobah tahun 2026.